Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tempat Kerja 4 Risiko yang ditimbulkan dapat berupa berbagai konsekuensi dan dapat dibagi menjadi empat kategori besar: Tabel A: Potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja didasarkan pada dampak korban Kategori A Kategori B Kategori C Kategori D Potensi bahaya yang menimbulkan
Kategori factor risiko yang dapat mempengaruhi kesehatan pekerja berupa. Fisik (suhu dan kelembaban, kebisingan, getaran, tekanan, radiasi, sengatan listrik, gravitasi, dan pemotongan, abrasif, dan tusukan) Kimia (gas, uap, debu, kabut, asap, larutan) Biologis (virus, bakteri,jamur, hewan, tumbuhan)
Mengidentifikasi usaha perlindungan yang dibutuhkan di tempat kerja. Menemukan bahaya fisik yang ada di lingkungan kerja. Mempelajari pekerjaan untuk peningkatan yang memungkinkan dalam metode kerja. Biaya kompensasi pekerja menjadi lebih rendah dan meningkatkan produktivitas.
Secara umum terdapat 5 (lima) faktor bahaya K3 di tempat kerja, antara lain : faktor bahaya biologi (s), faktor bahaya kimia, faktor bahaya fisik/mekanik, faktor bahaya biomekanik serta faktor bahaya sosial-psikologis. Tabel di bawah merupakan daftar singkat bahaya dari faktor-faktor bahaya di atas : Ilustrasi
5 teknik pengendalian bahaya di tempat kerja - Ada beragam potensi bahaya dalam tempat kerja. Katakan saja misalnya bahaya kimia, bahaya biologi, bahaya fisik, bahaya ergonomi, bahaya psikologi, bahaya lingkungan serta bahaya radiasi.
Tabel 1: Potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja didasarkan pada dampak korban. Tabel diatas menggambarkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja mencakup semua dampak kesehatan pada pekerja, dari keselamatan fisik sampai kesejahteraan mental dan sosial serta bahaya/risiko yang ditimbulkannya.
HTyRMc.
jelaskan potensi bahaya di tempat kerja